Selasa, 09 Februari 2021

Laporan Ujian Praktek Biologi


Isolasi DNA Pada Buah Pisang

Disusun untuk memenuhi nilai ujian praktek biologi

Guru pembimbing: Desy Lestari S.Si

Dibuat oleh: Mohammad Nafiis Septiano

 

ABSTRAK

 Pembelajaran materi genetika merupakan materi yang akan dipelajari pada kelas dua belas di semester dua. Materi genetika mempunya banyak cabang, salah satunya DNA. Asam deoksiribonukleat, lebih dikenal dengan singkatan DNA, adalah salah satu jenis asam nukleat yang memiliki kemampuan pewarisan sifat. Keberadaan asam deoksiribonukleat ditemukan di dalam nukleoprotein yang membentuk inti sel. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk memberitahu cara Isolasi DNA.

Metode yang saya gunakan dalam percobaan ini adalah metode isolasi yang merupakan teknik untuk memisahkan campuran berdasarkan berat molekul komponennya. Molekul yang mempunyai berat molekul besar akan berada di bagian bawah tabung dan molekul ringan akan berada pada bagian atas tabung. Hasil sentrifugasi akan menunjukkan dua macam fraksi yang terpisah, yaitu supernatan pada bagian atas dan pelet pada bagian bawah.

Berdasarkan percobaan yang telah saya lakukan menggunakan metode isolasi, diketahui bahwa metode tersebut sangat efektif untuk memisahakan molekul DNA dengan molekul yang lainnya.


 

DAFTAR ISI

 

ABSTRAK

DAFTAR ISI

BAB I

A.  Latar Belakang

B.  Tujuan Praktikum

C.  Waktu dan Tempat Percobaan

D.  Alat dan Bahan

E.  Langkah Percobaan

BAB II

A.  Hasil Penelitian

B.  Pembahasan

BAB III

A.  Kesimpulan

B.  Saran

BAB IV

A.  Glossarium

B.  Daftar Pustaka

 

   

BAB I

 

A.   Latar Belakang

DNA ini tersusun atas 3 komponen utama yaitu gula deoksiribosa, basa nitrogen dan fosfat yang tergabung membentuk nukleotida. Materi genetik yang terdapat di dalam inti sel makhluk hidup. Materi itu berbentuk seperti tang,ga. Bukan tangga yang lurus, tetapi tangga yang berpilin. Kedua sisi tangga dihubungkan oleh anak tangga. Pada DNA, hanya ada dua jenis anak tangga, yaitu anak tangga yang dibentuk oleh pasangan basa nitrogen Adenin dan Timin (A-T) dan basa Guanin-Citosin (G-C). Molekul DNA ini terikat membentuk kromosom, dan ditemukan di nukleus, mitokondria dan kloroplas. DNA yang menyusun kromosom ini merupakan nukleotida rangkap yang tersusun heliks ganda (double helix), dimana basa nitrogen dan kedua "benang" polinukleotida saling berpasangan dalam pasangan yang tetap melalui ikatan hidrogen dan antara nuldeotida yang satu dengan nuldeotida yang lain dihubungkan dengan ikatan fosfat. DNA terdapat di dalam setiap sel makhluk hidup dan disebut sebagai "cetak biru kehidupan" karena molekul ini berperan penting sebagai pembawa informasi hereditas yang menentukan struktur protein dan proses metabolisme lain. DNA dapat mengalami denaturasi dan renaturasi. Selain itu DNA juga bisa diisolasi.

 

B.   Tujuan Praktikum

• Untuk mengetahui pengertian isolasi DNA

• Untuk mengetahui macam-macam metode isolasi DNA

• Untuk mengetahui tahapan-tahapan isolasi DNA

• Untuk mengetahui manfaat isolasi DNA

 

C.   Waktu dan Tempat Percobaan

Percobaan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Februai 2021, pukul 10.00 – 12.00 WIB. Percobaan ini bertempat di rumah.

 

D.   Alat dan Bahan

·         1 buah sendok makan.

·         1 buah penyaring.

·         2 buah gelas kosong.

·         1 buah tusuk gigi.

·         Plastik.

·         100 mL air bersih.

·         1 SDM sabun pembersih.

·         1 SDM garam.

·         1 SDM alkohol 70%.

·         1 buah pisang matang yang telah dipotong-potong.

 

E.   Langkah Percobaan

·         Tuangkan 100 mL air ke dalam gelas kosong.

·         Tuangkan 1 SDM garam ke-dalam gelas yang telah berisi air dan aduk hingga dua larutan tersebut homogen.

·         Tuangkan 1 SDM sabun pembersi ke-dalam gelas yang tadi sudah homogen dan aduk lagi hingga semua larutan homogen.

·         Masukan potongan pisang ke dalam plastik dan hancurkan hingga halus.

·         Tuangkan campuran yang sudah homogen ke-dalam plastik yang telah berisi pisang dan homogenkan semua bahan tersebut menggunakan tangan.

·         Taruhlah penyaring di atas lubang gelas yang belum terkontaminasi oleh campuran.

·         Tuangkan larutan homogen ke-dalam gelas yang di atasnya sudah terdapat penyaring.

·         Ketika air sudah ada di dalam gelas, tunggulah 5 menit hingga busa-busa hilang dan DNA pada buah pisang terlihat.

·         Ambilah gumpalan putih yang merupakan DNA buah pisang di dalam gelas menggunakan tusuk gigi.

 


 

BAB II

 

A.   Hasil Penelitian 

  • Gambar:
 


  • Video: 
https://www.youtube.com/watch?v=fwaZiFjUac0&t=47s. 
                                           https://www.instagram.com/tv/CLCBmY2newf/?utm_source=ig_web_copy_link
                   

B.   Pembahasan

Dari hasil praktik isolasi DNA yang dilakukan, diketahui bahwa larutan sabun pembersih dan garam bisa mengisolasi DNA terhadap buah pisang karena konsentrasi garam dan sabun pembersih lebih tinggi dari pada buah pisang.

 


 

BAB III

 

A.   Kesimpulan

Dalam praktikum tentang isolasi DNA kasar pada buah pisang ini dapat disimpulkan bahwa sabun pembersih dan garam efektif dalam pembentukan DNA pada ekstrak buah. Ini karena dalam sabun pembersih dan garam, kandungan senyawa kimia untuk melisiskan sel teniapat dalam konsentrasi yang lebih tinggi daripada buah pisang.

 

B.   Saran

Untuk praktikum: Praktikum kedepannya bisa lebih mudah dan lebih baik.

Untuk guru mata pelajaran: Bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya.


 

BAB IV

 

A.   Glossarium

·         DNA: Asam deoksiribonukleat, lebih dikenal dengan singkatan DNA, adalah salah satu jenis asam nukleat yang memiliki kemampuan pewarisan sifat. Keberadaan asam deoksiribonukleat ditemukan di dalam nukleoprotein yang membentuk inti sel.

·         SDM: Satu Sendok Makan

·         Adenin: salah satu dari dua basa N purina yang digunakan dalam membentuk nukleotida dari asam nukleat DNA dan RNA. Pada DNA, adenina (A) berikatan dengan timina (T) melalui dua ikatan hidrogen untuk membantu menstabilkan struktur asam nukleat. Pada RNA berberkas ganda (dsRNA), adenin berikatan dengan urasil (U).

·         Denaturasi: sebuah proses di mana protein atau asam nukleat kehilangan struktur tersier dan struktur sekunder dengan penerapan beberapa tekanan eksternal atau senyawa, seperti asam kuat atau basa, garam anorganik terkonsentrasi, sebuah misalnya pelarut organik, atau panas.

·         Renaturasi: kembalinya bentuk enzim ke bentuk semula.

·         Isolasi: Pemisahan suatu benda dengan benda yang lain.

 

B.   Daftar Pustaka

https://g.co/kgs/poG4aU.

https://ardra.biz/topik/denaturasi-dan-renaturasi-enzim/.

https://g.co/kgs/JMK9Vy.

https://id.wikipedia.org/wiki/Adenina.

https://g.co/kgs/QtZAdy.

https://www.slideshare.net/fahmiganteng/laporan-praktikum-bioteknologi-isolasi-dna.

 

 

 

 






















Laporan Ujian Praktek Biologi

Isolasi DNA Pada Buah Pisang Disusun untuk memenuhi nilai ujian praktek biologi Guru pembimbing: Desy Lestari S.Si Dibuat oleh: Mohammad...